Boaz Salossa : Indonesia Football Legend

Kenapa saya sebut sebagai legend? pertama-tama karena saya lahir di pulau yang sama dengan dia..heheee. Tapi tidak itu saja, memang kualitasnya kelas dunia. Saya  percaya talenta orang Indonesia tidak dibuat lemah oleh sang Maha Pencipta, bukti telah marak di berbagai bidang…Daniel Sahuleka..penyanyi dunia kelahiran Maluku, Van Bronchorst pemain timnas Belanda 2010 juga sama.. belum juara -juara yang tidak kalah bergengsi lainnya. Saya ingin menyoroti yang berkaitan dengan  sepakbola. Mari kita simak.

Boaz menjadi satu-satunya penceplos gol ketika melawan Oman dan membuat timnas seri 1-1 pada babak pertama. Walaupun sedihnya pada babak kedua Oman berhasil menambah satu gol lagi.

Walaupun dia sudah cedera waktu itu, karena terlihat jalannya agak pincang. Well …. masih bisa menyumbang gol untuk Indonesia. Dia selesai menjalani terapi  mengembalikan kondisi kakinya yang luka parah kibat diterjang (pemain Hongkong). Yang menarik adalah  pengobatannya menggunakan cara khas  Orang Irian, dengan ramuan tertentu resep leluhur mereka. Ya…bukankah  mreka dari suku yang terkenal suka berperang, tentunya banyak tahu masalah yang berkaitan dengan remuk tulang.

Dan kita juga ingat pada waktu pertandingan persahabatan melawan tim Uruguay, yang di dalamnya ada Edinson Cavani cs  yang habis selesai melakoni laga World Cup 2010, gol pertama dilesakkan dengan sangat indah oleh aksinya, 1-0! Walaupun habis itu kita dihajar 7-1.

Dalam jarak yang dekat dengan kiper timnas Uruguay itu, anda pikir kiper Uruguay akan mampu menangkap bola atau kaki Boaz??…no way…Boaz dengan cerdik bisa melewatinya… dan gol. Menjadi jelas bahwa Boaz mempunyai kelebihan di atas pemain Timnas  Indonesia lainnya sementara ini. Diibaratkan,jika timnas Indonsia berada dilevel 124  Fifa saat ini , maka permainan Boaz sudah berada di level 40-an mungkin.

Begitulah aksinya berlanjut, tidak berhenti mencetak gol ke gawang kiper kelas dunia.

Menjadi jelas juga bahwa PSSI dibawah Nurdin Halid memang tidak mengejar prestasi,gak tahu apayang dicari Nurdin,karena pemain 25 tahun sekelas Boaz tidak dimasukkan ke TIMNAS,dan juga Irfan Bachdim, yang kehadirannya membawa aura positif bagi tim.
Pada hari Kamis, 17 Maret 2011 , dimana tim Persipura v East Bengal: 4-1
menang dengan adanya Boaz. Inilah pembuktian Boaz Solossa setelah dirinya tak menjadi bagian Timnas Indonesia saat Piala AFF 2010 lalu. Striker Persipura Jayapura tersebut menunjukkan kegemilangannya di even internasional lainnya, AFC Cup 2011. Setelah menjadi pencetak gol penyeimbang kala menahan imbang tuan rumah South China dengan skor 1-1 pada 2 Maret lalu, Boaz kembali menunjukkan kapasitasnya saat membantu Persipura menekuk East Bengal (India) dengan skor telak 4-1 di Stadion Gelora Utama Bung Karno (SUGBK) Senayan Jakarta kemarin (16/3).
Selain mencetak sebiji gol pada menit ke-19, Boaz juga menyumbangkan dua assist. Masing-masing assist untuk gol pembuka Titus Bonai pada menit ke-16 serta gol terakhir yang dilesakkan Lukas Mandowen di menit ke-93. Satu gol Persipura lainnya diceploskan Stevie Bonsapia pada menit ke-63. Sementara gol hiburan East Bengal dijaringkan Tolgay Ozbey dimenit ke-21.

Aksi Boaz pun mengundang decak kagum kubu lawan. Pelatih East Bengal, Morgan Trevor James, mengaku takjub dengan kepiawaian yang ditunjukkan pemain 25 tahun tersebut. Bahkan, dia menyebut jika Boaz sudah tak layak bertanding di kompetisi nasional seperti Indonesia Super League (ISL).

“Dia harus bermain di level yang lebih tinggi di luar negeri. Jika melihat kemampuannya dalam pertandingan tadi (kemarin), levelnya sudah bukan di Indonesia lagi,” jelas Morgan setelah pertandingan.

Boaz sebenarnya sempat menjadi buah bibir ketika klub Belanda VV Venlo dikabarkan tertarik merekrutnya. Namun, kabar tersebut akhirnya menguap begitu saja. Tapi, Morgan menyatakan seandainya kabar itu benar, Boaz harus segera menganggukkan kepalanya terhadap tawaran berharga tersebut.

“Tak ada yang perlu ditakutkan bermain di kompetisi hebat seperti di Eropa atau negara Asia yang maju. Tawaran itu hanya untuk Boaz. Pemain lainnya belum tentu akan mendapatkan tawaran yang sama berharganya,” tegas pelatih asal Inggris tersebut.

Kubu Persipura sendiri sebenarnya merelakan jika Boaz harus berkiprah di luar negeri. Pasalnya, hal tersebut akan meningkatkan kemampuan bermain Boaz di masa mendatang. “Kalau melihat prestasi Boaz selama ini, ada benarnya jika dia memang sudah harus mencoba bertanding di level yang lebih tinggi. Saya sebagai pelatih tentu akan memberikan dukungan maksimal kepadanya,” tegas Jacksen F Tiago, pelatih Mutiara Hitam, julukan Persipura.

Sebenarnya, jika benar-benar bermain di klub luar negeri, Boaz bukanlah pemain pertama. Sebelumnya, beberapa pemain Indonesia sempat menjajal peruntungannya dengan bergabung di klub luar negeri. Di antaranya ialah Ricky Yakobi yang dikontrak klub Jepang Matsushita atau Kurniawan Dwi Yulianto yang sempat mengadu nasib di Sampdoria. Sayangnya, karir para pemain tersebut tak berjalan mulus karena berbagai hal.

Boaz adalah salah satu aset pemain asli Indonesia yang berkualitas mendunia. Thanks Boaz!

5 thoughts on “Boaz Salossa : Indonesia Football Legend

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s