Pelajaran Tentang Motivasi Dari Seorang Anak Kecil

Baru-baru ini saya mendapat sebuah pelajaran yang menurut saya sangat penting. Adalah seorang anak kadang sangat sulit untuk “menggerakkannya, seperti  let’s say suruh dia bikin peer…kadang-kadang kita harus naik emosi menghadapi “kemalasannya”. Yap…begitulah yang sering saya hadapi dalam hidup saya bersama anak saya.

Akan tetapi, suatu hari saya seperti mendapat pencerahan…dari pengalaman bersama dengan anak saya itu. Waktu itu kami sedang ke rumah sakit untuk cek penglihatan. Ada sesuatu yangmenarik di rumah sakit itu…di sana ada yang jual burger dan es krim.. yummy…Memang dua benda ini menjadi objek wajib silaturahmi kalau datang ke rumah sakit ini. Saya agak menunda menuju ke dua objek wajib tersebut. Tapi yah biasa …namanya seorang anak kalau belum dapat yang diinginkan akan selalu berusaha sampai terwujud! Mereka terus merengek dan juga mengancam ..memperlambat dan sebagainya. Akhirnya saya turuti dulu kemauan mereka, mereka berumur 5 tahun dan 8 tahun. Saya sengaja jalan lebih cepat, dan bahkan kadang saya bersembunyi diantara mobil pengunjung…mereka tetap konsen dan selalu menemukan saya! Dalam hal seperti ini saya merasa tidak perlu menggandeng anak kecil saya, bahkan tidak juga takut dia akan hilang…karena konsentrasi mereka 100 persen…dan masalah seperti keamanan di jalan menjadi tidak begitu relevan…anak anda berubah menjadi mandiri dan full perhatian untuk mencapai tujuan utamanya..so..anda tidak merasa perlu membimbingnya atau menggandeng untuk keamanannya. Sebuah pengalaman luar biasa bagi saya… saya tak pernah memikirkan ini sebelumnya…dan sudah sering saya berpengalaman seperti ini…cuman kali ini saya merasa mendapat pelajaran darinya.

Beralih ke peran kehidupan di tempat yang lain…saya menjadi punya teori, bahwa jika seorang termotivasi untuk mencapai tujuan, maka dia tidak perlu dibimbing, di monitor, di paksa-paksa, di giring-gorong untuk mencapai tujuan yang dimaksudkan oleh biasanya orang lain atau sebuah perusahaan. Inilah pentingnya tujuan dalam kehidupan seseorang. Jika anda punya tujuan dan maksud yang jelas hendak mencapai apa, atau menginginkan apa…anda termotivasi, dan tidak membutuhkan orang lain mendorong anda. Sebuah mekanisme autopilot!

Akan tetapi bagi sebuah perusahaan, mostly tujuan perusahaan tidak sama dengan tujuan karyawannya. Maka yang harus di lakukan adalah sebuah MANAJEMEN. Sebuah mekanisme untuk menggiring, mendorong dan menggerakkan orang orang untuk mencapai tujuan orang yang lain. Oleh karena itu sadarlah wahai para manajer…anda harus mencapai tujuan anda melalui tangan , tenaga, dan pikiran orang lain, bahkan memakai duit orang lain…maka sudah sewajarnya anda berinvestasi, dan mengerahkan daya sebesar-besarnya untuk menggiring, mengguidance orang supaya mau mewujudkan tujuan anda PRIBADI (is this cruel??)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s