Syukurlah…..

Sabtu ,jam 10.30an..kemaren tanggal 19 Maret 2011, boleh jadi hari terakhir kebersamaanku dengan my third junior. Selesai makan soto daging di stasiun Selatan dengan second Junior, kami berjaln mau kestasiun  Bandung. Traffic cukup ramai di jalan Stasion Selatan, kami berjalan bersama, di kanan the second dan dikiri the third junior. OK…mari kita menyebrang!

Kali ini the third tidak mau digandeng…

i’m a big boy u know!

Dia melepas dengan kelincahannya dari genggaman tanganku.

“kita harus berjalan bersama supaya aman menyebrang say……’

pada waktu bersamaan dia sudah ambil ancang-ancang ala Superman….dan lari menyebrang dengan kencangnya….

wassspp……..hh…histery…

suddenly i  stop my breath….

Aku melihat badan kecilnya yang bundar terpental menabrak pintu mobil box yang lewat dengan kecepatan 50km perjam,….dia berguling-guling sekitar 3 kali. Kulit kakinya terkelupas.

Yup…kakinya patah….

semua berlangsung dalam hitungan perdetik.

Syukur ya Allah….kakinya dirawat seorang perawat wanita yang baik hati di Balai Pengobatan milik PT.Kereta Api Indonesia..ketika mau dibayar oleh sopir yang tertabrak anak saya…perawat itu berkata dengan sopan…ini ditanggung kereta api pak! Trimakasih perawat yang baik.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s