Pemimpin dan Anak Buah

Anak buah. Terdiri dari dua kata anak dan buah. Kata ini mengandung filosofi yang dalam tentang makna kepemimpinan.

Seorang pemimpin mempunyai anak buah. Dia seharusnya memperlakukannya seperti seorang anak, harus disayang dan diasuh dengan begitu maka anak itu “berbuah”, yaitu berbuah hasil kerjanya yang akan turut mengangkat kinerja sang pemimpin. Mungkin bisa disebut pemimpin begini adalah pemimpin “tipe Brotherhood”. Seorang pemimpin perang Persia hapal nama satu persatu dari seratus ribu tentaranya, wow….. Dia pasti seorang pemimpin yang” care” pada anak buahnya, dan pada keefektifan pasukan tempurnya itu.

Jika pemimpin mempunyai “bawahan”. Bawahan adalah orang yang di bawah “kaki” pemimpin. Dalam posisi diinjak bukan dirangkul. Dipaksa bukan diajak bicara. Di doktrin bukan diberi kefahaman. Karena posisinya yang lemah maka bawahan bisa diinjak dan ditendang semaunya. Kita sebut saja pemimpin begini “tipe The Gunner”, selalu siap memuntahkan pelurunya jika bawahan tidak melakukan sesuatu yang pas dengan suasana hatinya.

Which are we?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s