Kepemimpinan Pep Guardiola

Pep adalah pelatih yang hebat, dia membawa Elbarca sebagai treble winner dalam satu tahun. Prestasi yang belum pernah terjadi sebelumnya. Dia memenej orang-orang di timnya sehingga mampu bekerja keras bersama menjadi sebuah tim “numero uno” / alias numeros wahidos. Dia kenal betul bagaimana setiap orang mau mengeluarkan potensinya secara maksimal untuk kepentingan timnya. Pep menempatkan Messi sebagai striker dengan dua teman yang siap menyuplai bola kepadanya. Messi tidak menjadi satu-satunya tumpuan semua beban tim untuk menang. Berbeda dengan pelatih Argentina, Maradona. Dia gagal membawa timnya “berbicara”. Messi diberinya beban untuk sebagai penentu kemenangan tim, jika dia jelek maka kalahlah timnya. Messi ditempatkan sebagai satu dari dua striker, dan dia tidak banyak mencetak gol seperti itu. Saya ragu Argentina bisa lolos ke babak kedua di Piala Dunia 2010 ini.

Supreme man-management, kemampuannya mengolah potensi sdm adalah super!

Disitulah letak keberhasilan seorang manajer, bisa mengelola orang atau tidak?

Ini butuh waktu, cukup panjang antara 10 sampai 20 tahun. Pep bermain bola selama sekitar 30 tahun, dan selama itu pula dia mengasah bakat kepemimpinannya. Tidak pernah instan. Teman-temannya di Elbarca dulu banyak yang berkata bahwa dia adalah “the real leader”. Dan itu terbukti dalam perjalanan karirnya di Elbarca.

Bravo Pep…i’m your fans!

Bagaimana kalau PSSI menyewa Pep sebagai  manajer Timnas?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s