Alm. Munir: Menolak Lupa

Aku terpana di sebuah traffic light di Demangan Yogya, di sebuah tembok terlihat foto Almarhum Munir, wajahnya yang terkesan tegar dan “demanding” dalam fotografi black and white lalu di bawahnya tertulis: Menolak Lupa. Seseorang yang telah meninggal beberapa tahun silam, tapi suaranya masih terdengar, keras….

Begitu banyak orang yang meninggal dan tak terdengar lagi….

Jangankan yang meninggal, yang hidup pun suaranya tak terdengar….

Rasul sudah meninggal ribuan tahun lalu, suaranya masih mampu membimbing jutaan warga muslim sampai sekarang….

Jauh…. dengan beliau mah!

Mungkin beliau dijadikan panutan akibat dari semangat memberi kebaikan pada orang lain yang tak terhingga. Beliau ingin orang lain menjadi bahagia, sampai akhir dunia….. true!

Aku masih ingat memory dengan bapakku almarhum. Badannya dah mati….spiritnya masih merasuk jiwaku.

Berikanlah kebahagiaan pada orang lain, rasakanlah getaran kebahagiannya memantulkan dawai jiwa anda sendiri…..

Mungkin itulah yang disebut manusia adalah makhluk sosial, bukan sekedar individual.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s