Kompus

Komunitas Futsal Kereta Api

Ibadah dan Kesehatan

Mungkin kita pernah berpikir atau merasa, apa sih gunanya ibadah  bagi seorang manusia-muslim? Kenapa harus beribadah, toh ada juga banyak orang tidak beribadah, tidak capek sholat lima waktu, kudu ke mesjid lagi, belum lagi puasa lapar, dzikir lama, belum solat sunat lail ngantuk, baca alquran , dan banyaak lagi? Nggak capek tuh?…..

Kenapa ada orang yang ateis nggak pake ibadah-ibadahan juga kelihatannya tetap hidup, dan enak-enak saja?

Barangkali seorang muslim pernah terlintas pikiran seperti itu.

Bagi saya pribadi, ketika awal menjalankan sebuah perintah Islam, pertamakali tentu merasa keberatan solat lima waktu. Rasanya mirip kegiatan mekanis yang nyaris tidak mempunyai makna secara langsung bagi kehidupan, kecuali bahwa orang tua kelihatan senang dengan hal itu (hmmm…kita makhluk sosial bukan?). Dan mungkin belum merasakan “akibat ibadah” karena masa remaja masih suka aktivitas contohnya semacam headbanging (do you like Metallica?) Apa artinya, you love music very deep inside.

Maksud pertamakali di sini bukan berarti sebulan dua bulan….artinya sepuluh tahunan lebih. Saya pernah membaca bahwa ada seorang ulama yang mengatakan , untuk merasakan manisnya (buahnya?)  iman, butuh waktu puluhan tahun. Jadi…kita harus sabar.

Apa yang saya maksud manisnya iman di sini?

Saya menilai dari sisi psikologis (hati). Beberapa waktu, saya mencoba menjalani ibadah mambaca Quran 1 juz per hari, dan sholat malam 3 rakaat (witir) beberapa kali setiap minggu. Sebelumnya saya jarang melakukan ini. Jadi saya agak bisa membandingkan kondisi psikologis (hati) saya antara sebelum ibadah getol dan sesudah ibadah agak getol.

Yang saya rasa, sebelumnya …..

Tentu kita sebagai manusia biasa yang punya banyak keinginan dan sebagai akibatnya banyak menemui masalah untuk menyelesaikan keinginan tersebut. Sebagai contoh, apakah anda termasuk tipe orang yang mudah jatuh cinta? Maaf, menurut saya sebagian besar laki-laki akan mengalami problema ini. Karena, jaman sekarang adalah jaman penampilan, dan penampilan perempuan sekarang memang dahsyat untuk  mengacaubalaukan dan mngaduk-aduk hati seorang laki-laki. Mulai dari aurat yang diperlihatkan , baju yang ketat, wajah yang cantik, body yang sexy.

Ya anda akan bertemu dengan seseorang, cantik, anda melihatnya, lalu suka, anda berbicara padanya….masalah!!!

….berat.

Itu ada dimana-mana, sebagai akibat dari “dakwah para celebrity”  di mimbar televisi. Anda menemukannya di jalan, di tv, di gang rumah, di kantor, di pasar, di toilet umum, di bis, di kereta, di pesawat terbang, di dalam negeri, di luar negeri, di alam nyata di dunia maya.

Hati kita akan kacau, keinginan akan membuncah, syahwat tak terelakkan.

…..problem!

Kalau sudah begini kita harus pandai-pandai memenej hati kita. Saya sombong kalau berkata memenej hati. Karena hati milik Alloh. Kita tidak berkuasa pada hati kita sendiri. (Alloh menghalangi hati seorang manusia, dia yang membolak-balikkan hati kita).

Tentu kita harus berusaha memenej perilaku kita supaya, tidak terlalu dalam jatuh dalam problem hidup tersebut. Usaha! Bergerak! Berbuat banyak hal! Bicara dengan manusia lainnya supaya permasalahan sedikit berkurang. Jika kita sudah maksimal berusaha, disitulah peran ibadah tiba.

Ketika kita beribadah lebih kuat, ternyata ada tambahan kesabaran yang akan dirasakan. Kita akan menjadi tidak cengeng, tidak terjun dalam problema terlalu dalam.

..kalau terlalu dalam terperosok dalam problema hidup kelihatannya bisa timbul keinginan bunuh diri…naudzubillah.

Ditolak wanita cantik? Insya Alloh hati kita kuat “menanggungnya”.

… haa haaaaa.

Masih ada harapan,

selama Alloh masih mendetakkan jantung di badan,

Alloh Maha Pengasih dan Pemurah bukan?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 141 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: