Kompus

Komunitas Futsal Kereta Api

Kepemimpinan Ki Hajar Dewantara, Pemimpin Dan Perubahan

Filosofi beliau tentang kepemimpinan terrekam dalam kalimat yang sangat sederhana, tapi mengandung arti sangat dalam dan luas. Kearifan yang sangat tinggi. Jika anda memimpin organisasi , perhatikanlah dan fahami ajaran beliau.

1. Ing Ngarso sung tulodho, jika anda sebagai pemangku jabatan anda ada di bagian paling depan. Pemimpin harus menjadi teladan anak buahnya. Jika anak buah anda suruh bekerja keras, janganlah anda merasa tenang dan duduk santai sambil membaca koran. Apalagi anak buah sedang kerja sibuk pontang-panting, anda kepergok sedang terkantuk-kantuk di kursi empuk. Jangan sampai, itu parah sekali. Yang seperti ini belum dikatakan sebagai pimpinan. Do as i do , not do as  i say.

2. Ing Madyo mangun Karso, Jika anda berada di posisi tengah, anda punya atasan dan punya bawahan. Di tengah seseorang harus bisa membangkitkan kekuatan untuk bergerak, memotivasi. Dikatakan bahwa rata-rata pekerja hanya menggunakan separuh  kemampuannya. Seringkali kita harus membuatnya mau untuk bergerak. Bukan cara yang bijak untuk menggerakkan bawahan dengan cara dimarahi, harus ada cara yang lebih elegan, cara yang lebih berpendidikan, bukan cara kekerasan/coersive. Cara menggerakkan bawahan dengan dimarahi akan menggerakkannya dalam jangka pendek/sesaat. Dalam jangka panjang hal itu akan menimbulkan kebencian, motivasi negatif.

3. Tut wuri handayani, Jika anda pengikut yang ada di barisan belakang berikanlah tenaga, seluruh daya anda, maka organisasi/tim akan berjalan dengan mulusnya. Siapa bilang pengikut hanyalah peserta yang bisa digonta-ganti, di buang lalu anda mudah mendapatkannya lagi, habis manis sepah dibuang. Tidak. Seringkali merekalah elemen terpenting dalam sebuah tim. Dari merekalah ide-ide,motivasi, gagasan pimpinan di tuang menjadi kenyataan. Jika anda manajer tim sepakbola Barcelona FC misalnya, ada owner, ada manajer dan ada pemain, ada   tukang urut, ada kit man. Pentingkah peranan seorang pemain bola yang kompeten, berskill tinggi semacam Lionel Messi, Andres Iniesta, Pedro, Sergio Busquets, Xavi, Pique dan lainnya? Jangan meremehkan posisi orang di belakang.

Organisasi selalu membutuhkan pemimpin, dan pemimpin adalah orang yang bisa membuat perubahan bagi organisasi. Direktur, VP, Manajer adalah pembuat perubahan, mereka digaji besar untuk membuat perubahan. Bukan makan gaji besar untuk sekedar bersenang senang dan makan enak. Perubahan apa?

From zero to hero, dari kalah menjadi juara.

Dari perusahaa merugi, menjadi untung.

Dari partai kecil, menjadi partai besar.

Dari bangsa nomer 200 menjadi nomer 119.

Dari keadaan lemah menjadi lebih kuat.

Dari  kolaps menjadi sehat…

Dari celaka…menjadi selamat…..

About these ads

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 141 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: